Tentang Represifitas di Meksiko, Organisasi Dunia Angkat Bicara
Organisasi Di seluruh Dunia Mengutuk Penindasan Terhadap Guru Meksiko
18 Juni 2016
Para pengunjuk rasa serikat guru CNTE
melanjutkan aksi dengan longmarch memenuhi jalan-jalan di
Mexico City atas reformasi pendidikan Presiden Enrique Pena Nieto , Meksiko 17 Juni 2016.
Ribuan guru melakukan perlawanan menuntut pemerintah
menghentikan reformasi pendidikan neoliberal. Ratusan organisasi hak akademik, agama, populer,
mahasiswa, masyrakat dan sosial di seluruh dunia menandatangani dokumen bersama
mengutuk "represi brutal" yang dilakukan oleh pemerintah Meksiko
terhadap guru yang menolak reformasi pendidikan
ala Presiden Enrique Peña Nieto.
![]() |
| Foto : telesurtv.net |
"Kami berpikir bahwa pemerintah harus berkomitmen
untuk dialog, mendengar tuntutan gerakan guru, untuk memecahkan masalah dan
tidak memaksakan kehendak agar konflik lainnya tak muncul, terutama di bagian negara yang rawan
oleh kekerasan dan impunitas," tulis surat itu.
Datang dari negara-negara selatan Oaxaca, Chiapas
dan Guerrero, ketiga negara bagian yang menjadi korban kekerasan dan impunitas yang luas, serikat guru CNTE dan Seikat Nasional Pekerja Pendidikan (SNTE) Meksiko telah
melakukan serangkaian gerakan perlawanan sejak Mei, menuntut pembicaraan dengan
pesiden Nieto dan Menteri Pendidikan Aurelio Nuno.
Sesampainya di bus dan bergabung guru dan demonstran
lainnya yang sudah berada di Mexico City menduduki pusat kota yang juga menjadi pusat
bersejarah di ibukota Meksiko untuk menemui menteri pendidikan.
Sementara itu, pemerintah merespon kegiatan unjuk rasa ini dengan
mengerahkan satu kontingen besarpetugas keamanan di dekat alun-alun utama Mexico City, yang
dikenal sebagai Zocalo, yang mengamankan kantor presiden.
"Itu hal yang berlebihan, ada hingga
sepuluh baris polisi anti huru hara membuat barikade yang mencegah akses dari perwakilan
guru untuk masuk" kata Miriam Lira kepadaTelesur.
Massa ingin pemerintah untuk menghapuskan dan
melakukan evaluasi klausul yang terdapat dalam reformasi. Hal ini telah coba
untuk dibicarakan dengan pemerintah, namun pemerintah tetap berat tangan menaggapi reformasi hingga
muncul statment bahwa tidak akan ada lagi proses negosiasi.
Peña Nieto meluncurkan reformasi pendidikan pada
tahun 2013 sebagai bagian dari satu paket dari 11 reformasi struktural
neoliberal yang diterapkan di 20 bulan pertama kepemimpinan. Sejak itu guru telah melakukan protes dengan sengit,
terutama di negara-negara bagian tenggara
di mana jutaan anak yang sekolahnya libur menjadi korban oleh pemogokan.
Hukum kontroversial yang membebankan guru pada
evaluasi untuk menentukan dimana ia akan ditugaskan untuk mengisi pos terbuka
di sistem sekolah umum nasional. Kritikus
mengatakan pengujian hanya membenarkan PHK massal dan tidak efektif mengukur
keterampilan mengajar, seperti pengetahuan dan sikap khusus yang diperlukan
untuk mengajar di daerah pedesaan dan masyarakat adat.
Diterjemahkan oleh : Funky Rulita Sari -Sekretaris EW LMND Lampung (Sumber; telesurtv.net/news/country/mexico)

Komentar
Posting Komentar