EW LMND LAMPUNG ;UNTUK MELANJUTKAN DAN MEMBANGUN
KEMBALI ORGANISASI,KONFERENSI KOTA KE II EKSEKUTIF KOTA LMND LAMPUNG SELATAN
DIGELAR.
Funky Rulita Sari
EK LMND LAMSEL 2015-2016 bersama peserta peninjau EW LMND LAMPUNG
Eksekutif kota
LMND Lampung Selatan menggelar konferensi kota ke dua, untuk mendemisionerkan
kepengurusan tahun 2014-1015 dan melanjutkan kepengurusan eksekutif kota
lampung selatan dengan yang baru. Konferensi wilaya di gelar selama dua hari
sejak minggu, 22 februari 2015 di Laguna Helau Resort, Kalianda, Lampung
Selatan.
Sidang konferkot
tersebut dihadiri sekitar dua puluh delapan (28) orang yang terdiri dari kader
eksekutif kota Lampung Selatan 16 orang sebagi peserta penuh, Eksekutif Kota
Bandar lampung 7 orang, Eksekutif wilayah Lampung 4 orang serta Eksekutif
nasional yang diwakili oleh Bung Hengky F matan sebagai peserta peninjau .
Konferkot kali ini mengangkat tema “ Dengan Semangat Jiwa Muda, Mari Kita
Amalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi Untuk Indonesia Yang Mandiri, Berdaulat
Serta Berkepribadian”.
Ketua eksekutif
kota LMND Lampung Selatan dalam laporannya mengatakan “Kepengurusan yang ada di
Eksekutif Kota LMND Lampung Selatan merupakan komite persiapan yang dibentuk
pasca peristiwa penangkapan beberapa kader pada tahun 2012 sehingga terjadi
kekosongan kepengurusan yang
mempengaruhi kontrol basis organisasi sehingga terjadi hilang kontak dan
koordinasi baik dengan komisariat maupun eksekutif wilayah LMND Lampung”.
Beliau juga menambahkan sejak saat itu dibentuk komisi persiapan untuk
menjalankan kepengurusan dan organisasi di kabupaten Lampung Selatan.
Konferkot ke dua
ini selain mengagendakan pendemisioneran komite persiapan dengan kepengurusan
yang utuh juga memebahas berbagai persoalan masyarakat di wilayah lampung
umumnya dan di kabupaten Lampung Selatan khususnya. Dalam salah satu sidang
pleno yang membahas situasi daerah, peserta konferkot menyoroti persoalan
kurangnya infrastuktur pengairan yang belum memadai, sehingga saat musim
penghujan terdapat beberapa rumah warga bahkan lahan pertanian yang tergenang
banjir. Tanpa melupakan persoalan klasik dari pendidikan dan kesehatan gratis,
pelayan publik ynag memadai, serta respon eksploitasi SDA yang ada di Lampung
Selatan.
Lagi, mengenai
potensi dan sumber daya yang dimiliki kabupaten Lampung Selatan yang belum
tereksplor secara maksimal oleh masyarakat sekitar. Jangan sampai aset-aset
yang seharusnya menjadi sumber pendapatan masyarakat lam-sel dan dikelola
secara ekonomi kerakyatan, diambil alih oleh pihak pemodal lokal maupun asing
yang dapat menutup akses kegiatan masyarakat.
Selanjutnya
eksekutif kota LMND Lampung Selatan akan membangun kembali organisasi yang
sempat terputus koordinasi dan kegiatannya.”Pembangunan organisasi dilakukan
dari pengkaderan kawan-kawan di kampus yang ada di kota kalianda dan
sekitarnya. Selain itu pengembangan basis-basis organisasi per komisariat
kampus serta pengorganisasian pelajar untuk bergabung di ekskutif kota LMND
Lampung Selatan” ungkap Abdurrahman saat ditemui disela-sela konferkot.
EW LMND LAMPUNG
sendiri telah membangun koordinasi kembali dengan masing-masing eksekutif kota,
khususnya lampung Selatan. “kami dari eksekutif wilayah sangat mendukung
pembangunan kembali eksekutif kota LMND Lampung Selatan yang sempat vakum.
Selain itu bersama-sama kita akan belajar dan bekerja untuk membangun kembali
organisasi ini”. tegas Sekretaris Wilayah LMND Lampung Reynaldo Sitanggang.
Konferkot LMND
Lampung Selatan ke dua ini melahirkan lima programatik umum yang merupakan
hasil analisis programatik wilayah yang telah disesuaikan dengan keadaan
objektif di kabupaten Lampung Selatan antara lain;
1. Pembuatan sanggar
belajar dan pendidikan gratis yang layak serta berkualitas,
2. Wujudkan
kesehatan gratis dan pelayanan yang berkualitas untuk masyarakat Lampung
Selatan,
3. Hentikan segala
bentuk eksploitasi SDA yang ada di Lampung Selatan
4. subsidi bibit,
pupuk, dan pestisida untuk petani Lampung selatan,
5. Berikan
insfrastruktur jalan yang berkualitas untuk masyarakat Lampung Selatan.

Komentar
Posting Komentar