EW LMND LAMPUNG ; MEREGENERASI
KADER, EKSEKUTIF KOTA TANGGAMUS SELENGGARAKAN KONFERKOT KE IV.
Pengurus EK LMND TANGGAMUS periode 2015-2016
Setelah
Konferkot Ke II LMND Lamsel minggu lalu, giliran eksekutif kota Tanggamus
menyelenggarakan konferensi kota ke IV. Konferensi yang di gelar untuk meregenerasi
kepengurusan dan mengembangkan organisasi ini digelar selama dua hari di
kediaman salah satu kader LMND Tanggamus, Pitaloka Yolanda di Jl.Pelajar, Gisting, Tanggamus.
Kali
ini konferkot yang diselenggarakan sedikit berbeda dengan agenda konferkot sebelumnya
yaitu dengan sidang pleno, konferkot ke IV LMND Tanggamus digelar dengan metode
diskusi umum.
Kegiatan
rutin yang dilakukan untuk merumuskan dan merencanakan program kerja selama
satu tahun ke depan di hadiri sekitar 24 orang yang terdiri dari EK LMND
Tanggamus, EK Lampung Selatan, EK Bandar Lampung, dan EW LMND Lampung.
“kami
kader EK LMND Taggamus resmi bergabung pada pertengahan tahun 2014. Pada saat
itu ada 15 kader yang aktif di EK LMND Tanggamus. Pendidikan dan pendiskusian
meliputi materi dasar organisasi seperti Problematika Masyarakat Indonesia,
Sentralisme Demokrasi, dan logika berpikir dasar. Namun seiring perkembangannya
ada beberapa kader yang memang memiliki kesibukan pribadi sehingga tidak dapat
bergabung kembali. Sehingga terjadi kevakuman kader di EK Tanggamus”. Papar
Pitaloka Yolanda,selaku Ketua Kota LMND Tanggamus.
Sekretaris
kota LMND Tangggamus menambahkan kedepannya LMND Tanggamus harus lebih proaktif
terhadap komunikasi antarkader. Selain itu Martin juga berharap dari EW LMND
Lampung memberikan pengarahan dan pembinaan. Terutama untuk agenda ideologisasi
untuk para kader. Karena mempertahankan hubungan dan memnjaga komunikasi secara
kontinyu masih menjadi hambatan yang paling sulit untuk diatasi.
Menurut
pantauan kontributor lampung, pendiskusian konferkot yang membahas situasi
daerah, para kader juga sepakat agar EK LMND Tanggamus lebih peka terhadap
situasi daerah, nasional, maupun internasional dengan merespon melalui
kegiatan-kegiatan yang telah di programkan sebelumnya. Seperti agenda diskusi
publik yang melibatkan para pelajar yang juga merupakan bagian dari masyarakat
dan penerus bangsa.
EW
LMND Lampung yang selama ini meninjau kegiatan dan respon situasi daerah maupun nasional mengungkapkan bahwa
“...EK LMND Tanggamus sudah maksimal dalam merespon situasi selama kepengurusan
tahun 2014-2015, kegiatan seperti Hearing KUR dan Menolak Kenaikan Harga BBM
dan Diskusi Umum merespon Hari Anti Korupsi Dan HAM.” Terang Reynaldo
Sitanggang,Sekretaris EW LMND Lampung.
Seperti
yang telah diputuskan paa Konferensi Wilayah Ke V Januari lalu, program kerja
LMND Tanggamus masih menuntut segala kebijakan yang pro terhadap rakyat.
Seperti yang diketahui bersama bahwa mayoritas penduduk di kabupaten Tanggamus
adalah Petani, walaupun sektor perdagangan dan industri sudah berkembang dengan
baik. Namun sektor pertanian tetap menjadi sorotan utama di kabupaten
Tanggamus.
Ketua
EW LMND Lampung juga memaparkan bahwa “Tanggamus merupakan kabupaten yang
memiliki atmosfer masyarakat yang sedikit berbeda dengan daerah yang ada di
lampung. Masyarakat yang cenderung klausal dan berpendidikan sehingga
memunculkan persoalan yang elitis”. Sehingga isu-isu yang akan diangkat relatif
sulit karena tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Sehingga
peserta menarik kesimpulan untuk tetap menggunakan program umum hasil konferwil
januari lalu yang kemudian di sesuaikan kembali dengan keadaan objektif di
tanggamus.

Komentar
Posting Komentar