AKSI MASSA
EK LMND LAMSEL; TURUN KEMBALI KE JALAN, MEMBAKAR KERANDA SECARA SIMBOLIK, TOLAK KENAIKAN HARGA BBM
Tika Windar Ningsih
![]() |
| Foto : Funky R.S |
Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional
untuk Demokrasi( EK-LMND) Lampung Selatan melakukan pembakaran keranda sebagai
simbol matinya sitem pemerintahan di Indonesia.
Aksi yang digelar di Tugu Adi Pura
Kabupaten Lampung Selatan, dan dilanjutkan ke Tugu Topeng,Kalianda.(13/04/2015)
Aksi ditenggarai oleh puluhan
Mahasiswa, melakukan long mach dari Tugu Adipuara menuju Tugu Topeng kabupaten
Lampung Selatan, menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Mereka menyebut Jokowi
- JK Antek Neolib, sebab harga Bahan Bakar Minyak(BBM) diserahkan kepada
mekanisme pasar.
Kebijakan Jokowi-JK tidak pro terhadap
rakyat, pasalnya kenaikan harga tersebut berpengaruh terhadap harga kebutuhan
bahan pokok, transportasi dan tarif listrik sehingga rakyat merasakan imbasnya.
“Indonesia jauh dari kata sejahtera.
Naiknya harga bbm sangat berpengaruh
terhadap perekonomian rakyat, harga bahan pokok melonjak naik dipasaran namun
tidak dimbangi dengan penghasilan masyarakat”, ungkap Doni Armadi (Korlap)
“Pendidikan di Indonesia masih jauh dari kata layak,sebab masih banyak
anak putus sekolah dikarenakan mahalnya biaya pendidikan.” Pendidikan 12 tahun
seharusnya didapatkan oleh semua anak bangsa tanpa membeda-bedakan kapasitas
atau golongan”, imbuh Rahman.
Naiknya harga BBM adalah salah satu bentuk penindasan terhadap
kaum yang berekonomi rendah, yang menjadi problematika masyarakat Indonesia saat ini adalah masyarakat kelas bawah jauh
dari kesejahteraan.
“Seharusnya rakyat mendapatkan berbagai
kebutuhan sarana maupun prasarana yang
sejatinya diberikan oleh pemerintah secara hibah, namun pemerintah saat ini
hanya berpihak kepada kaum kapital, artinya negara ini bukan lagi milik rakyat
namun menjadi milik para pemodal. Rakyat
terus ditindas secara ekonomi, dengan cara menggerogoti perekonomian di Indonesia”.
Tambah ketua wilayah LMND Lampung,Aris Setiyanto.(FRS)

Komentar
Posting Komentar