SEMINAR & DISKUSI PUBLIK



EK LMND Tanggamus ; GELAR DISKUSI PUBLIK DENGAN TEMA "OPTIMALISASI PENANGANAN PTENSI KONFLIK SOSIAL DALAM RANGKA DI WILAYAH TANGGAMUS" 
FOTO BERSAMA- panitia pelaksana, pemteri dan peserta foto bersam seusai acara diskusi publik

EK LMND TANGGAMUS bersama Forum Diskusi Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Tanggamus menyelenggarakan diskusi publik di Sekolah Tinggi Informatika Management dan Komputer (STMIK) Pringsewu Kampus Gisting, Jl. Break Mayers Pekon Kutadalom Kec. Gisting Kab, Tanggamus. Diskusi public dengan tema “Optimalisasi Penanganan Potensi Konflik Sosial Dalam Rangka Terpeliharanya Keamanan di Wilayah Kab. Tanggamus, yang diselengarakan oleh Forum Diskusi Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Tanggamus (FDP2MT) dipimpin oleh Banindra Eka Setiana (Ketua Pelaksana FDP2MT).

 FDP2MT yang merupakan sel kerja dari EK LMND Tanggamus mengadakan agenda diskusi publik ini untuk menyikapi bebrapa konflik komunal di wilayah lampung. FDP2MT merupakan sebuah wadah untuk para pemuda untuk berdiskusi dan belajar bersama, terbentuk pada tahun lalu atas prakarsa dari Ketua Wilayah LMND Lampung Aris Setiyanto. Selama setahun berjalan sudah bebrapa agenda selaras diskusi publik seperti Seminar Tapal Batas yang bekerjasama dengan STMIK Pringsewu Kampus Gisting, Hari Anti Korupsi bekerjasama dengan kawan-kawan L-PETA (Liga Pelajar Tanggamus). Yang terakhir adalah Diskusi publik dengan tema “tema “Optimalisasi Penanganan Potensi Konflik Sosial Dalam Rangka Terpeliharanya Keamanan di Wilayah Kab. Tanggamus” yang menggandeng OSIS SMK Multazam Gisting.
Acara yang dihadiri sekitar 150 peserta ini, turut hadir juga beberapa pejabat pemerintahan setempat dan beberapaperwakilan masyarakat. Diantaranya yaitu H. Samsul Hadi M.Pdi (Wakil Bupati Tanggamus), Mayor Inf. Asrin (Kasdim 0424 Tanggamus), Kapt. Inf. Puryanto (Danramil 424-04 Talang Padang), AKP. Indra Novianto S.IK (Kapolsek Talang Padang/Mewakili Kapolres Tanggamus), Andrie W Setiawan, SH.,MH (Kacabjari Talang Padang), Syahrir Mu’in (Kasi Bina Politik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Tanggamus), Drs. H. Achmad Damiri (Ketua FKUB Tanggamus), Drs. Ngatemin, S.Pdi, MM (Kepala Sekolah SMK Mutazzam/Mewakili Ketua STMIK Pringsewu Kampus Gisting), Ilah Hartini (Sekcam Gisting), H. Fahruri S.Pd (Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama/ISNU Tanggamus), M. Zean (Ketua Forum Paguyuban Pedagang Pasar Purwodadi Gisting/P4G Tanggamus) dll.

Dalam sambutannya ketua pelaksana, Banindra Eka Setiana, menyampaikan bahwa diskusi publik “Optimalisasi Penanganan Potensi Konflik Sosial Dalam Rangka Terpeliharanya Keamanan di Wilayah Kab. Tanggamus” sebagai upaya pemberian pemahaman guna mencegah konflik sosial yang terjadi pada masyarakat kita. Semua harus dapat memahami bahwa perbedaan suku, agama dan budaya adalah salah satu keragaman dan kekayaan yang dimiliki oleh kita bersama untuk menuju tatanan masyarakat yang sadar akan kedamaian, ketentraman, kesejahteraan bersama. Demi persatuan dan kesatuan bangsa dengan berlandaskan 4 Pilar Kebangsaan.

“Pelaksanaan kegiatan diskusi publik ini merupakan sebuah upaya pembelajaran genearsi muda untuk memahami dan mengetahui perbedaan cara hidup dan nilai-nilai sosial yang berkembang oleh kelompok membuat mereka terpisah dari kelompok lain dalam banyak hal. Selain itu konflik komunal memang tidak akan terhindarkan ketika norma-norma disuatu wilayah budaya dalam suatu komunal atau sub budaya tertentu, selanjutnya berimigrasi atau bersentuhan dengan norma-norma wilayah budaya lain”.Ungkap Drs. Ngatemin, S.Pdi, MM (Kepala Sekolah SMK Mutazzam/Mewakili Ketua STMIK Pringsewu Kampus Gisting).

Wakil Bupati Tanggamus,H. Samsul Hadi, M.Pdi, menyampaikan bahwa “Konflik dalam suatu masyarakat sejatinya merupakan konsekuensi alami dari proses-proses perbedaan. Dimana generasi muda saat ini mudah terpengaruh ataupun terpancing pada perilaku dapat menyebabkan terjadi konflik, seperti penggunaan Narkoba, Miras, dan aksi tawuran antar pelajar. Jika hal ini tidak dicegah sedini mungkin, akan berdampak pada hubungan sosial dimasyarakat yang pada akhirnya menjadi sebuah konflik suku, agama maupun budaya”.

Penyampaian materi diskusi publik “Optimalisasi Penanganan Potensi Konflik Sosial Dalam Rangka Terpeliharanya Keamanan di Wilayah Kab. Tanggamus”  yang dimoderatori oleh Aris Setyanto (Ketua Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Lampung). beberapa materi yang di bahas antara lain
Drs. H. Achmad Damiri  dengan sub tema “Kerukunan Beragama Dengan Basis Kearifan Lokal”
Syahrir Mu’in dengan sub tema “Upaya Penyelesaian Konflik Oleh Aparatur Pemerintahan dan Forum Rembug Pekon”
AKP. Indra Novianto S.IK dengan sub tema “Penanganan Konflik Dari Segi Hukum Pidana dan Pembinaan Masyarakat” 
  Kapt. Inf. Puryanto dengan sub tema “Pemahaman 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, khususnya Pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) semua pihak.
 Andrie W Setiawan, SH., MH dengan sub tema “Penyelesaian Konflik Melalui Jalur Hukum dan Edukasi Hukum Masyarakat” (FRS)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERNYATAAN SIKAP LIGA MAHASISWA NASIONAL UNTUK DEMOKRASI - DEWAN NASIONAL (LMND-DN).

Tentang Represifitas di Meksiko, Organisasi Dunia Angkat Bicara