E-KOM LMND UBL; 70 tahun Lahirnya Pancasila, Bagikan selebaran kepada Mahasiswa.
Resma Liana
Bandar Lampung, 1 Juni 2015
1 Juni 1945 merupakan sejarah bagi
bangsa Indonesia, Pancasila lahir sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia
dimulai dengan dibacakannya pidato yang pada saat itu masih belum memiliki
judul oleh Soekarno pada sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (BPUPKI atau Badan
Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia).
Hari ini tepat 70 tahun lahirnya
pancasila, E-Kom LMND UBL membagikan selebaran kepada mahasiswa Universitas
Bandar Lampung, selebaran ini berjudul “ Lima Sendi Bangsa Yang Mulai Rapuh di
Tengah Era Globalisasi(PANCASILA)”. Aksi yang dilakukan secara serentak di dua
komisariat ini merupakan langkah menyambut tongkat estafet dari Eksekutif
Nasional.
M. Arira Fitra, Ketua E-Kom LMND UBL mengatakan
“kegiatan membagikan selebaran ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat
jiwa-jiwa muda yang saat ini sudah mulai terkikis, kami kader LMND UBL berharap
mahasiswa akan sadar bahwa mereka saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat
untuk membuat Indonesia bangkit dari keterpurukan”
Saat ini bangunan karakter bangsa sudah runtuh.
Krisis kepercayaan rakyat terhadap pemimpin dan pencurian kesejahteraan rakyat oleh pemimpin negeri ini sudah
menjadi budaya yang sah-sah saja. Wajah Pancasila sudah mulai menghilang dan
tak tampak lagi dipermukaan, mulai bergeser dalam tatanan ekonomi, politik,
sosial dan budaya.
Pancasila
merupakan dasar negara kita, dasar tentunya bukan sekedar landasan namun juga
merupakan awal dari sebuah pondasi. Jika pondasi kita adalah Pancasila dan
bangunannya adalah negara Indonesia, maka bisa dibayangkan jika pondasi itu
telah rapuh maka bangunannya pun tidak akan berdiri kokoh dan sempurna.
” Hari lahirnya Pancasila kini hanya
menjadi peringatan belaka, bukan mengingatkan” ungkap Rega Ifantri, DPK E-Kom
LMND UBL.
“Saat ini adakah yang menyadari bahwa
pancasila kian hari kian terkubur, setiap Pancasila disebut, tidak ada pejabat
yang menyebut kepentingan rakyat diatas segalanya dengan hati yang tulus. Itu
hanya sebagai alibi untuk melanggengkan kekuasaan mereka” sambungnya.
Pancasila memang sudah terkubur,
menjelma dalam etika para pejabat pemerintah yang kian serakah, menjelma dalam
perjokian para calon mahasiswa baru untuk masuk Perguruan Tinggi, menjelma
dalam lemahnya moral prostitusi online dan kekerasan, menjelma dalam kisruh
antar institusi yang berujung pada sanksi.
Di hari lahirnya Pancasila ini, mari
kita bangunkan indonesia agar kembali lahir dengan segala kekayaan alamnya yang
bermanfaat, dengan keramahan masyarakatnya yang terkenal seantero dunia, dengan
keanekaragaman suku bangsa yang dimilikinya, dengan sekian banyak lagi harapan
untuk terus berkembang berbekal karakter bangsa, dasar negara kita, Pancasila.
Teruslah
berlari mengejar ketertinggalan!!!
Salam
juang!!!
Komentar
Posting Komentar