AKSI MASSA



G-28S-ML ; RATUSAN MAHASISWA BERSATU, MEMPERINGATI TRAGEDI UBL BERDARAH

Funky Rulita Sari


Bandar Lampung, 28 September 2015 

Suara Pelopor_Jalan Z.A Pagar Alam no.26 Bandar Lampung dipenuhi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi G-28S-ML. Aksi yang digelar dalam rangka memperingati 16 tahun tragedi UBL berdarah itu diikuti seluruh mahasiswa dari berbagai kampus di bandar lampung yang terus menuntut pengusutan tuntas kasus pelanggaran HAM pada 28 september 1999 silam.(senin,28/09/2015)


 “Pelanggaran HAM terberat yang pernah terjadi di kota Bandar Lampung yang dikenal sebagai tragedi UBL Berdarah dan menelan dua orang mahasiswa di tahun keenambelas ini belum juga dituntaskan dan diadili para pelakunya, kami dari aliansi G-28S-ML menuntut pengusutan tuntas  kasus dan mengadili para pelakunya.” Jelas M Arira Fitra (Ketua E-KOM LMND UBL), selaku korlap

Tidak hanya menuntut pengusutan secara tuntas kasus pelanggaran HAM pada tragedi UBL Berdarah dalam aksi ini mahasiswa yang tergabung dalam aliansi G-28S-ML juga mengecam keras dan menolak Rancangan Undang-Undang Kemanan Nasional (RUU Kamnas) yang dianggap sebagai produk baru untuk merepresif gerakan mahasiswa dan rakyat di negeri ini.

“Gugurnya dua mahasiswa dalam tragedi UBL Berdarah adalah dalam rangka mempertahankan ruang gerak dan demokrasi rakyat di Indonesia, yang akan dikekang oleh RUU PKB, Rakyat Terlatih dan dikuatkannya kembali Dwi Fungsi ABRI. Di masa setelah reformasi ternyata masih ada upaya pemerintah untuk kembali merepresif gerakan mahasiswa dalam kemasan baru yang sejatinya tak berbeda dengan produk-produk pendahulunya” tambahnya saat diwawancarai.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERNYATAAN SIKAP LIGA MAHASISWA NASIONAL UNTUK DEMOKRASI - DEWAN NASIONAL (LMND-DN).

Tentang Represifitas di Meksiko, Organisasi Dunia Angkat Bicara