AKSI MASSA
G-28S-ML
; ILUSTRASIKAN TRAGEDI UBL BERDARAH DALAM PUISI DAN TEATRIKAL
Funky
Rulita Sari
Bandar
Lampung, 28 September 2015
Suara
Pelopor_Tragedi UBL Berdarah yang hari ini telah genap enambelas tahun berlalu
diperingati dengan serangkaian acara. Dimulai dengan diskusi publik dalam
rangka mengedukasi kepada seluruh mahasiswa Lampung, ziarah ke makam korban dan
di puncak acara pada hari ini adalah aksi massa.
Aksi yang
digelar tepat di depan kampus UBL yang merupakan saksi sejarah tragis
tersebut menggerakkan ratusan mahasiswa
dari berbagai kampus dan organisasi. Sebagaimana tema aksi yang diusung “
Melawan Lupa, 16 Tahun Tragedi UBL Berdarah” aliansi G-28S-ML menyajikan
serangkaian teatrikal tragedi penganiayaan dan penembakan Saidatul Fitriah dan
M Yusuf Rizal.
“Aksi
teatrikal yang kami sajikan sebagai media ilustrasi bagi kawan-kawan mahasiswa,
karena sampai saat ini masih banyak yang tidak mengetahui tragedi UBL Berdarah
ini. Dan untuk terus mengingatkan kepada seluruh masyarakat kota Bandar Lampung
dalam penyadaran akan pengecaman atas tindak pelanggaran HAM”. Ungkap Korlap M
Arira Fitra (E-KOM LMND UBL)
Selain
teatrikal ada juga pembacaan puisi oleh Kristina Tia Ayu (E-KOM LMND UBL).
Puisi karya Wijhi Tukul yang berjudul “Aku Masih Utuh” menggambarkan semangat
dalam menyuarakan segala bentuk aspirasi, memperjuangkan hak-hak rakyat, dan
mengawal segala kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat
“Ilustrasi
dan pembacaan puisi menjadi bentuk nyata kronologis tragedi UBL Berdarah,
selain dari pemaparan oleh para narasumber pada diskusi publik kemarin (Sabtu,Red). Kami (G-28S-ML) ingin
mengembalikan kesadaran akan peran mahasiswa yang harus ambil bagian dalam
pengusutan kasus UBL Berdarah”. Jelas Adi Wijaya (Ketua Kota LMND Bandar
Lampung).

Komentar
Posting Komentar