DUNIA KAMPUS
E-KOM LMND IAIN RIL ; DIBALIK TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI DAN PERAN MAHASISWA DALAM PEMBANGUNAN BANGSA.
Bandar Lampung, 20
September 2015
Funky Rulita Sari
Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi pedoman
mahasiswa telah memudar fungsi dan tujuannya dewasa ini. Tiga poin penting yang
didalamnya terkandung nilai-nilai yang harus dimaknai dan diamalkan demi
mendukung pembangunan bangsa saat ini hanya dijadikan hiasan pelengkap
berdirinya suatu perguruan tinggi. Padahal dengan nilai-nilai itulah yang harusnya
menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan
dan maskot perguruan tinggi dalam
kontribusinya mencetak para cendekiawan bangsa kita.
Demi terwujudnya nilai-nilai dari Tri Dharma Perguruan
Tinggi, Eksekutif Komisariat LMND IAIAN Raden Intan Lampung membangun komunitas
mahasiswa “Learning With Student Community” sebagai wadah pengamalan Tri Dharma
Perguruan Tinggi. Komunitas tersebut secara resmi di launching pada sabtu pagi,
di pelataran Gedung Fakultas Dakwah Kampus Hijau IAIN Raden Intan.(19/09/2015)
Dalam rangkaian acara launching komunitas tersebut,
penyelenggara juga mengadakan diskusi publik yang dengan tema “Dengan semangat
jiwa muda mari kita amalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk Indonesia yang
berdaulat, mandiri dan berkepribadian”. Terdapat puluhanmahasiswa yang terdaftar sebagai
peserta diskusi publik, yang terdiri dari mahsiswa berbagai angkatan dan
organisasi internal maupun eksternal.
Komunitas ini diresmikan secara
langsung oleh Bapak Suhendar sebagai pembina LSC di dampingi ketua komunitas
Rizky Silvia Putri (DKB EK LMND Bandar Lampung) tepat pada pukul 10:00 WIB.
Sebelum kegiatan diskusi di mulai dalam acara ini juga para delegasi organisasi
menyampaikan pesan solidaritas untuk LSC.
“Dengan di launchingnya LSC
saya berharap akan terbangun kesadaran mahasiswa atas tugas dan tanggung
jawabnya, pembahasan lebih lanjut akan dilakukan pada sesi diskusi yang
menghadirkan narasumber dari akademisi dan mahasiswa.” Terang Rizky Silvia
Putri.
Diskusi publik yang dimoderatori oleh Amar Ma’ruf yang juga
Ketua E-KOM IAIN RIL menyajikan paparan materi oleh Bapak H Khoirudin M.H
selaku akademi dan wakil dekan fakultas syariah IAIN RIL dan Adi Wijaya,
mahasiswa fakultas Hukum Universitas
Bandar Lampung (UBL) yang juga ketua
EK-LMND Bandar Lampung.
Dalam wawancaranya Adi Wijaya secara penuh mendukung
pembentukan komunitas dan kegiatan diskusi publik ini demi terjaganya ruang
diskusi dan demokrasi. “Terjaganya ruang diskusii merupakaan salah satu
tanggung jawab dari mahasiswa, dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini kita
dapat terus menjaga ruang-ruang diskusi bersama demi terwujudnya Tri Dharma
Perguruan Tinggi secara utuh untuk pembangunan bangsa”.

Komentar
Posting Komentar