BERLANJUT : Bentrokan Mahasiswa VS Polisi di Chile
Protes atas
reformasi pendidikan telah terjadi selama seminggu, bentrokan terus berlanjut
27 Mei 2016
Polisi
bentrok dengan demonstran mahasiswa di jalan-jalan ibukota Chile, Santiago pada
hari kamis. Dalam protes terbaru yang dilakukan oleh mhasiswa dari universitas
dan sekolah tinggi yang menganggap pemerintah bergerak terlalu lambat pada
reformasi yang direncanakan.
Selama
longmarch mereka sepakat untuk sebisa mungkin berjalan di sepanjang Alameda,
arteri utama Santiago, dan berdemonstrasi di depan La Moneda atau istana Presiden. Namun
polisi dengan senjata lengkap membubarkan massa dengan water canon dan gas air
mata, sebagian pengunjuk rasa membalas dengan melempar batu dan membuat
barikade massa.
"Kami
menduduki jalanan dengan tertib, tapi sayangnya memukul mundur kami secara brutal,"
Sambut Predien Serikat Pelajar SMA,Jose Corona yang basah kuyup karena water
canon.
Bentokan mewarnai sejumlah
demostrasi di Chile dalam beberapa pekan terakhir, termasuk kericuhan hebat
dengan para demonstran di istana La Moneda. Menurut
serikat mahasiswa, protes adalah respon terhadap lambatnya reformasi oleh
pemerintahan Presiden Michelle Bachelet, terutama yang berkaitan dengan pendidikan .
"Kami
para siswa telah berada pada posisi dipersalahkan. Kami akan tinggal di
jalanan. Mulai hari ini dan seterusnya, kami berharap bahwa protes hanya akan
mengintensifkan." Kata Marta Matamala, Ketua Setikat
mahasiswa Universitas Santiago
Bachelet,
yang menjabat presiden keduanya pada tahun 2014 saat kampanye menjanjikan
akan melakukan reformasi pendidikan yang sangat diprivatisasi di Chile dan
menyediakan pendidikan gratsi di tingkat universitas. Namun,
reformasi yang direncanakan telah tertunda selama setahun lalu karena
ketidakpatuhan anggota Kongres, meluasnya skandal korupsi, dan ekonomi yang
lesu yang memicu protes keras orang-orang dari syap kiri di Chile.
Diterjemahkan oleh : Funky Rulita Sari (sumber : www.telesurtv.net/news/country/chile)

Komentar
Posting Komentar