Perlawanan Minga, Tanah untuk Rakyat Kolombia
Puluhanribu Petani (campesinos) Berjuang
di Bawah
Panji-Panji "Minga Perlawanan untuk Kehidupan,
Tanah, Martabat,
dan Perdamaian"
09 Juni 2016
Puluhan ribu petani, pekerja
pedesaan, dan masyarakat adat di Kolombia telah berjuang melawan ketidaksetaraan
lahan dan privatisasi keputusan, serta hak untuk berpartisipasi dalam
pembicaraan damai Kolombia yang sedang berlangsung, di bawah bendera Minga
(strike) Perlawanan untuk Kehidupan, Wilayah, Martabat, Perdamaian, dan
Pelaksanaan Perjanjian.
Namun aksi perlawanan tersebut
dipenuhi oleh kebrutalan polisi anti huru hara Kolombia, yang juga dikenal
sebagai ESMAD. Pasukan yang telah berusaha untuk menghancurkan striker (sebutan
aktivis Minga,Red) dengan kekuatan
mematikan. Bentrokan telah menewaskan tiga demonstran, serta lebih dari 100
dipenjara dan 202 luka-luka.
Anggota parlemen lebih condong untuK menyetujui
undang-undang kontroversial yang akan memungkinkan polisi untuk masuk rumah
pribadi tanpa surat perintah pengadilan, melakukan penangkapan sewenang-wenang
dan mengkriminalisasi pengunjuk rasa yang menduduki ruang publik. Meskipun kemartiran tiga pengunjuk
rasa tewas dan ancaman represifitas meningkat tajam, campesinos (petani,Red)
terus berjuang untuk hak-hak sosial, tanah, dan martabat dasar mereka.
Diterjemahkan oleh : Funky Rulita Sari (Sumber : www.telesurtv.net/news/country/colombia)
Foto : Camilo Ara - telusurtv.net



Komentar
Posting Komentar