Gerakan Rakyat Honduras Dibawah Ancaman Pembunuhan
Honduras ; Gerakan Berta Caceres Peringatan atas Kembalinya
Regu Malaikat Kematian
02 Juni 2016
Honduras telah kembali menjadi ladang pembantaian bagi aktivis hak atas tanah dan pembela hak asasi manusia, seperti pada Perang Dingin era paramiliter dari tahun 1980-an.
Pimpinan aktivis lingkungan Honduras Berta Caceres telah memperingatkan bahwa ada kelompok pembunuh yang
beroperasi di wilayah terbunuhnya aktivis yang berjuang untuk membela hak nya seperti
pada era Perang Dingin CIA dan tentara
terlatih rahasia di Honduras dikenal sebagai Batalyon 316.
"Kami
percaya bahwa apa yang terjadi tahun
1980-an adalah ulah 316 dan kini telah pindah ke wilayah kami," Tomas
Gomez, Ketua Consejo Civico de Organizaciones Populares Indegenas
de Honduras atau COPINH, mengatakan dalam siaran Pasos de Animal Grande,
Senin. Dia menambahkan bahwa bahwa kelompok
pembunuh jelas beroperasi dengan daftar hitam yang sebelumnya di duduki oleh
Berta Caceres di beberapa tahun yang kemudian mengarah pada pembunuhannya.
Gomez
baru-baru ini mengatakan kepada Telesur bahwa pelecehan dan ancaman terhadap COPINH dan
masyarakat Lenca di Rio Blanco, telah meningkat. Sejak
diperebutkannya situs bendungan Agua Zarca Caceres yang
ditolak oleh Caceres, hingga ia dibunuh pada 3 Maret lalu.
Bentuk-bentuk
intimidasi juga telah diintensifkan dengan strategi baru untuk menekan warga
setempat untuk memberikan perlawanan ke Agua Zarca, sebuah proyek oleh perusahaan energi swasta Honduras yaitu Desarrollos Energeticos SA, lebih dikenal sebagai
DESA.
"Salah
satu dari mereka (taktik intimidasi) ada yang membakar rumah," Gomez
mengatakan Pasos de Animal Grande. "Baru-baru
ini kami telah menerima panggilan dan mendapat ancaman dan orang-orang khawatir
bahwa tindakan ini dilakukan oleh karyawan DESA”. Serangan lain pada
orang-orang Lenca telah memasuki tahap ancaman kematian, termasuk pembunuhan
anggota COPINH Nelson Garcia kurang dari dua minggu setelah orang-orang
bersenjata menembak Caceres mati di rumahnya. Gomez juga telah ditargetkan
dengan intimidasi - termasuk tembakan yang pecah di luar rumahnya minggu malam setelah Caceres ditembak mati.
Mengintensifkan
kampanye untuk menghilangkan oposisi terhadap Agua Zarca dan menetralisir
COPINH mengingat strategi kontra era Perang Dingin di wilayah yang ditargetkan pembangkang politik dengan
penghilangan paksa dan kematian.
Pembela
HAM terkemuka Honduras Bertha Oliva juga menyamakan kondisi pembunuhan Caceres
pada regu kematian 1980 dan Batalyon 316, menurut The Intercept. Menurut organisasi hak asasi manusia Honduras COFADEH,
dibentuk pada tahun 1980-an oleh Oliva dan anggota keluarga lainnya yang
dihilangkan, Batalyon 316
bertanggung jawab atas 180 penghilangan paksa antara selama tahun 1980 dan
1988, sementara mereka dibunuh dan disiksa banyak lagi.
Target
pembunuhan Adat dan pimpinn campesino, wartawan, pembela hak asasi manusia, dan
aktivis politik lainnya telah melonjak kembali di bangun dari kudeta militer
2009 yang didukung AS terhadap Presiden Manuel Zelaya. Segera setelah kudeta, Zelaya mengatakan kepada Democracy
Now! bahwa Batalyon 316 itu "sudah
beroperasi" di Honduras dengan nama yang berbeda dan menggunakan "penyiksaan
untuk menciptakan ketakutan."
Caceres
adalah salah satu dari banyak pemimpin Honduras yang tewas sejak 2009 kudeta
sebagai akibat dari perlawanan mereka terhadap kebijakan neoliberal negara,
Model ekstraktif, dan situasi hak asasi manusia yang suram. Tetapi fakktanya bahwa pengakuan internasional
tidak menghalangi para pembunuh untuk terus melakukan teror melalui pesan yang
mengerikan, hal terbut mencerminkan betapa tidak bermoralnya kekuatan ekonomi
dan politik hingga mempekerjakan para malaikat maut di negara tersebut.
COPINH
telah menyerukan hari internasional aksi di kedutaan Honduras di seluruh dunia
pada tanggal 15 Juni untuk menuntut keadilan bagi Caceres dan pembatalan proyek
Agua Zarca untuk "menghentikan kematian, impunitas, dan ketidakadilan"
di Honduras.
Diterjemahkan oleh : Funky Rulita Sari (Sumber : www.telesurtv.net/news/country/honduras)
Komentar
Posting Komentar