Mogok nasional Petani Ditangguhkan
Kolombia ; Aksi Mogok Nasional Petani Mencapai Kesepakatan dengan
Pemerintah
12 Juni 2016
Pemerintah Kolombia melalui presiden Juan Manuel
Santos mengumunkan bahwa pemerintah telah mecapai kata sepakat dengan para
demonstran mogok petani nasional, dan kegiatan mogok akan ditangguhkan.
Kesepakatan tersebut mengharuskan
pemerintah untuk bersama dalam satu forum rapat dan melakukan negosiasi dengan
serikat petani.
![]() |
| Foto : telesurtv.net |
”Saat ini yang dilakukan (pemerintah, Red) bersama masyarakat adat dan petani
adalah bagaimana mewujudkan perdamaian dengan mngakhiri ketidaksetaraan. Masih
banyak yang harus diselesikan dan disaat yang sama kami ingin menegaskan bahwa
kami akan bertanggung jawab sepenuhnya atas perjanjian yang telah dibuat.
"kata Menteri Dalam Negeri Juan Fernando Cristo.
Sejak
30 Mei puluhan ribu campesinos (petani, Red),
pekerja pedesaan, masyarakat adat dan Afro-Kolombia telah berjuang melawan ketimpangan dan privatisasi lahan, serta hak untuk
berpartisipasi dalam Konvensi Perdamaian Kolombia yang sedang berlangsung. Di
bawah bendera Minga Perlawanan untuk Kehidupan, Wilayah, Martabat,
Perdamaian, dan Pelaksanaan Perjanjian.
Menurut pernyataan pemerintah, tuntutan Minga akan
menjadi fokus materi negosiasi. Pembicaraan
yang akan mencakup para pejabat tinggi ini akan berlangsung di Kementerian
Dalam Negeri , Bogota pada hari Jumat.
Protes yang berlangsung di 27 kabupaten di seluruh
Kolombia tersebut menghadapi stigmatisasi dan penindasan pemerintah.
Kedua belah pihak sebelumnya mencapai
kesepakatan parsial pada hari Jumat (11/06/2016) dimana pemerintah mengakui
protes sosial sebagai hak yang harus dihormati dan dijamin oleh negara. Namun Polisi
anti huru hara Kolombia dikenal sebagai ESMAD pun merepresif
gerakan rakyat hingga menewaskan tiga orang.
Diterjemahkan oleh : Funky Rulita Sari - Sekretaris EW LMND Lampung (Sumber; www.telesurtv.net/country/colombia)

Komentar
Posting Komentar