MENGIMPLEMENTASIKAN PERAN DAN FUNGSI MAHASISWA MELALUI BERORGANISASI
Pesan untukmu mahasiswa
Aku bertanya ; apakah gunanya pendidikan?
Bila hanya membuat seseorang menjadi asing
Di tengah banyaknya realitas persoalan sosial
Apakah gunanya pendidikan?
Bila hanya mendorong seseorang
Menjadi laying-layang di ibu kota
Kikuk pulang kedaerahnya
Apakah gunanya seseorang belajar filsafat, sastra, teknologi, ilmu
politik dan sebagainya?
Bila akhirnya ketika ia pulang ke daerahnya, lalu berkata
"Disini aku merasa asing dan sepi"
Berkaca pada pesan diatas kita seharusnya menyadari bahwasanya
mahasiswa saat ini pola pikirnya dijauhkan dari kesadaran
sebagai kaum intelektual. Keadaan ruang
lingkup kampus dan gaya pergaulan yang membuat kaum intelektual pada saat ini tidak dapat menjalankan peran dan
fungsinya yang sejatinya sebagai kaum terdidik.
Kita mengetahui dan bahkan
kita mengamini bahwasanya ketika suatu saat kita menjadi mahasiswa kita ingin
menjadi lebih baik dari sebelumnya dan bahkan kita berjanji kepada kedua orang
tua kita bahwasanya kita akan menjadi mahasiswa yang berprestasi bahkan berguna
bagi nusa dan bangsa, namun kembali lagi dengan keadaan ruang lingkup kampus
sedikit demi sedikit menyesat niatan itu.
Bahkan kita tahu banyak sekali organisasi di internal kampus yang menjadi
wadah untuk menampung dan menciptakan mahasiswa yang sadar akan perannya
sebagai mahasiswa. Ditambah lagi dengan organisasi
eksternal kampus yang didalamnya mayoritas
adalah mahasiswa yang belajar dan berdiskusi mengenai persoalan sosial hingga akhirnya dapat secara bersama-sama mencari solusi dari setiap masalah
yang didiskusikan.
Ada 2 tipe mahasiswa yang kita kenal di dalam
kampus yaitu :
- Mahasiswa
yang beranggapan bahwasannya nilai
dan ipk itu jauh lebih penting, serta dapat menjamin kesuksesannya paska kelar studi dibangku perkuliahan.
- Mahasiswa
yang kritis dan sadar akan peran dan fungsi
dari seorang mahasiswa dan
menerapkannya baik dalam internal kampus dan dimasyarakat secara umumnya.
Namun tidak sedikit mahasiswa yang acuh dan enggan menempatkan dirinya untuk masuk kedalam sebuah organisasi. Mereka hanya beranggapan
organisasi adalah sebuah pembuangan waktu, sehingga mereka lebih senang dengan
kongko-kongko dan bercanda tawa untuk menghiasi hari-harinya dikampus. Tapi tidak sedikit pula mahasiswa yang menempatkan dirinya kedalam organisasi baik
internal maupun eksternal yang memiliki visi dan misi yang progresif.
Organisasi adalah sebuah alat atau wadah yang didalamnya terdapat individu-individu beserta aturan yang dibuat untuk dijalankan secara organisasional guna tercapainya tujuan bersama. Mereka sadar bahwasannya mereka tidak harus berteori saja didalam
kelas namun juga harus di imbangi
dengan praktiknya. Harus sama-sama kita
sadari bahwasannya didalam kelas kita tidak pernah
diajari dalam berpraktik, kita hanya terus-menerus ditekankan dengan teori. Guna mendapatkan keseimbangan tersebut maka jawabannya adalah
berorganisasi, mengingat manusia adalah mahluk
zoon politicon (atau tidak bisa hidup sendiri), artinya dalam
setiap gerak maka mahasiswa pun tidak bisa
bergerak secara sendiri-sendiri.
Berkaca pada keadaan diatas, kita hanya bisa mengatakan ada
pemerasan dan kesenjangan, itulah yang sebenarnya pantas untuk dipelajari dalam
ruang-ruang diskusi dalam organisasi. Saya ingin kamu merenungkan sebentar saja pengalaman terbaik apa yang
kau peroleh dari kegiatan kuliah?. Dosennya
yang imaginatif, gila dan membuat mu antusias? atau bahkan
diskusi kuliah yang fantastis, menggeretak dan
membuatmu terpesona dan enggan mengimplementasikan peranmu sebagi mahasiswa?. Jika benar
itu maka kalian termasuk mahasiswa yang memunafikan peran dan fungsi kalian yang sejatinya sebagai mahasiswa.
Jadi jika kalian tidak ingin terus menerus menjadi mahasiswa yang munafik, ayok berorganisasi dan secara bersama-sama mengimplementasikan peran dan fungsi dari sejatinya mahasiwa lewat organisasi baik itu internal maupun ekstenal kampus hingga ilmu yang kita pelajari bersama dapat bermanfaat untuk sosial masyarakat di negara ini.
Penulis : Mashadi Darmawan
Kampus : Universitas Bandar
Lampung

Komentar
Posting Komentar