ORGANISASI MAHASISWA
Ketika masa SMA telah usai, beberapa pelajar ingin melanjutkan study ke perguruan
tinggi/Universitas yang mereka inginkan seperti ; UGM, UI, UBK, UNILA, UNSRI dan lain-lain. Untuk memasuki suatu universitas terkhusus universitas negeri itu
harus melakukan beberapa tahapan , semisal melalui jalur PTN,
SBM, dan UM. Yang sebelumnya telah disusun
secara sistematis oleh pemerintah.
Pada saat pendaftaran sudah banyak sekali yang coba mendaftar ke berbagai perguruan tinggi. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada beberapa
yang sudah lulus lebih dahulu dari tingkat SMA pun ikut mendaftar. Ketika pengumuman telah dikeluarkan, saatnya
menunggu kapan perkuliahan itu segera di mulai. Hari pertama perkulihan
biasanya di haruskan memahami keadaan yang cukup berbeda dengan suasana
pendidikan yang sebelumnya.
Terdapat beberapa kawan-kawan yang sudah lebih dulu memulai di
dunia perkuliahan melalukan hal-hal yang sungguh menarik. Disudut kiri gedung C
terdapat sekumpulan orang-orang sedang mencoba menyampaikan aspirasinya terkait
situasi pendidikan saat ini melalui selebaran dan diseberang ada yang melakukan kegitan musik, futsal, volly dan
lain-lain.
Sudah sebulan melalukan kegiatan perkuliahan ada keinginan yang
menggebu. Pada saat itu melihat dari berberapa orang mampu berbicara di depan
halayak ramai menjadi keinginan
yang sangat besar, karena untuk memahami keadaan memang sangat sulit dan untuk
dapat berbaur bahkan berbicara di depan orang ramai bukanlah hal yang mudah.
Akhirnya keberanian diri untuk coba menanyakan apa yang mereka
lakukan di sudut kiri gedung C itu segera dilakukan. Dan ternyata memang tepat
karena pada semasa SMA dulu ada beberapa guru yang mengatakan bahwa ada
beberapa mahasiswa yang sangat peduli dengan keadaan sekitar dan bahkan sampai
peduli terhadap keadaan masyarakat.
Pada saat itu juga akhirnya memutuskan
untuk mendaftarkan diri agar dapat terlibat
aktif dalam kegiatan tersebut. Dan diwaktu hari pertama kami berkumpul dan
berdiskusi sungguh sangat menarik karena banyak hal baru yang membingungkan namun
ketika masalah tersebut dikaitkan dengan keadaan negara saat ini lambat laun
membuat saya sedikit banyak paham akan keadaan sosial di Indonesia.
Setelah berdiskusi rutin selama 3 Minggu lebih ada materi
menarik yang berjudul “fungsi dan peran mahasiswa”, berdasarkan materi tersebut mulailah mencoba memanajemen waktu untuk
melakukan kegiatan internal kampus (belajar akademik) dan
kegiatan organisasi baik organisasi internal maupun eksternal
kampus.
Puncaknya pada saat dilaksanakannya kegiatan
tentang aksi kepedulian sosial (solidaritas) dengan orang
sekitar bahkan sampai
terjun langsung untuk turut menyaksikan realita kehidupan
sosial yang tak pernah saya temui baik dikampus maupun lingkungan rumah. Dan yang lebih membuat saya bangga yaitu organisasi
mahasiswa tersebut juga bersekutu dengan kaum buruh, kaum tani, serta kaum
miskin kota yang selama ini belum dapat hidup layak dan sejahtera.
Hingga akhirnya dapat duduk dan berdiskusi bersama dan dari situ saya tidak
hanya belajar namun juga mencoba menyampaikan persepektif saya terkait
permasalahan masyarakat Indonesia.
Melaui organisasi kemahasiswaan ini saya banyak belajar
bahwasannya tugas dan fungsi mahasiswa yang sejatinya adalah tidak hanya
duduk didalam kelas dan belajar tetapi
keharusan yang mendesak mahasiswa adalah mengilmiahkan teori-teori yang sudah
didapat untuk melakukan tindakan praktik di masyarakat. Serta dapat
menyadarkan massa luas agar dapat bergabung belajar bersama dan turut serta
aktif dalam menganalisis dan memecahkan persoalan tersebut secara kolektif.
Penulis : Eqi Aksobya
Kampus : Politeknik Negeri Lampung

Komentar
Posting Komentar